Selasa, 07 Mei 2013

Sekilas Geng Motor iMut Kupang


Jumat pekan lalu (3/04/2013) Kick Andy on Location mengambil tempat di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, bersama salah satu entitas anak muda Kota Kupang yang tergabung dalam Geng Motor iMut. Kick Andy on Location sendiri adalah sebuah tayangan Kick Andy Show dari MetroTv yang turun langsung ke lapangan untuk mencari hal-hal yang dapat memberikan inspirasi kepada para pemirsa di seluruh nusantara, dan memang tidak salah jika pihak MetroTv akhirnya memilih Geng Motor iMut Kota Kupang dalam episode kali ini.

Entah bagaimana nama geng motor ini menjadi menarik untuk didiskusikan. “Geng motor” selama ini dipersepsikan negatif bagi masyarakat, selain selalu membuat ulah tentu juga membuat ketakutan bagi masyarakat akan aksi berkelompok dengan menggunakan kendaraan beroda dua, “geng” yang berarti berkelompok, memiliki power dan seolah superior dalam aksinya, makna tersebut kemudian bertolak belakang dengan nama “Imut” yang bisa diartikan kecil, mungil dan lucu. Mungkin hal inilah yang menjadi semacam brand, bahwa geng motor ini berbeda dengan geng motor lainnya yang hanya memberikan hal negatif, tanpa memberikan sesuatu yang bermanfaat.


Geng motor anak Kota Kupang ini dipilih bukan karena prestasinya dijalanan tetapi lebih pada aktivitasnya di masyarakat. Dinamai Geng Motor iMut, sesungguhnya adalah singkatan dari Aliansi Masyarakat Peduli Ternak, namun belakangan mereka memberi makna singkatan dengan “Inovasi, Mobilisasi untuk Transformasi”. Dalam kesempatan itu host Kick Andy, Andy Noya juga turun ke kampung-kampung terpencil binaan Geng  Motor iMut  untuk menemukan tokoh-tokoh inspiratif lainnya, yaitu Bapak Jhony Manoe di Desa Tanini,  Kecamatan Takari, Kabupaten  Kupang. Tokoh ini adalah mantan  dosen yang memilih  berhenti  jadi PNS dan kemudian mengabdikan diri  untuk membantu  meningkatkan pendidikan masyarakat  di  desa terpencil di kampung halamannya. Selain itu juga ada Ibu Ita Adoe di Kampung  Kelapa Tinggi, Kecamatan Mata Air, Kabupaten Kupang,  yang adalah seorang  penggerak dan pejuang kehidupan bagi anak-anak di kampung tersebut.


Menarik apa yang melatarbelakangi berdirinya Geng Motor iMut. Berangkat dari kegelisahan bahwa Nusa Tenggara Timur pernah menjadi gudang ternak nasional, namun seiring waktu hal itu hanya menjadi kenangan saja. Dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur terkhusus keberadaan Fakultas Peternakan, yang diharapkan mampu mengembalikan citra negeri Flobamora dalam pembudidayaan ternak, ternyata hanya berjalan di tempat. Hal ini diindikasikan dari begitu banyaknya sarjana peternakan yang bekerja diluar dari spesifikasi ilmu yang ditimba dikampus. Alhasil sarjana peternakan yang seharusnya ada dilapangan dalam upaya meningkatkan menejemen pengelolaan peternakan dari hulu hingga hilir, ternyata jauh pangang dari api. Sesuatu yang sungguh menjadi ironi kala peternakan yang seharusnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru semakin menurun produktivitasnya padahal disisi lain semakin banyak masyarakat yang telah bergelar sarjana peternakan.







Sejak tahun 2005, diawali dengan diskusi-diskusi informal oleh para alumni Fakultas Peternakan Undana (FAPET), maka muncul ide untuk membakukan dalam bentuk organisasi yang dapat langsung menerapkan langkah konkrit untuk menjawab kegelisahan pembangunan pertanian-peternakan melalui aksi turun ke kampung-kampung untuk mengurus ternak sapi dengan memberikan penyuluhan dan mengajarkan inovasi dan teknologi pengembangan ternak sapi. Aksi komunitas ini lebih berlandaskan kepada keprihatinan terhadap kemiskinan dan keterbelakangan masyarakat petani dan peternak di wilayah-wilayah terpencil dengan berbagi ilmu, inovasi dan rekayasa teknologi yang mudah, murah dan ramah lingkungan berdasarkan potensi yang dimiliki wilayah tersebut. Maka hadirlah apa yang disebut Komunitas Geng Motor iMut dengan mengendarai motor, mereka berbagi ilmu dari kampung ke kampung. Seiring waktu berjalan Geng motor iMuT yang semula hanya komunitas kecil telah memiliki 50-an anggota aktif dengan dukungan 500-an anggota pasif atau simpatisan. Anggota geng motor ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan juga latar belakang pekerjaan seperti pegawai negeri, pegawai swasta hingga LSM.
 
Beberapa transfer knowledge yang telah dilakukan diantaranya adalah aplikasi inovasi pakan ternak berbasis bahan lokal, Blok Suplement Pakan Gula Lontar (BSPGL) untuk ternak sapi, pembuatan briket  arang dan kompornya, pengolahan limbah peternakan dalam menghasilkan energi alternatif (Biogas), desalinator pengubah air laut menjadi air tawar dan garam tanpa mesin atau tanpa menggunakan listrik atau bahan bakar dan masih banyak lagi transfer knowledge lainnya. Selain itu masih banyak lagi mimpi-mimpi komunitas Geng Motor iMut lainnya dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal yang berharap dapat terealisasi di masa yang akan datang.

Keberadaan Geng Motor iMut ini tak lepas dari sosok yang mengawal perjalanan pembentukan organisasi hingga kini menuai banyak prestasi, Ia adalah Noverius H. Nggili, S.Pt atau yang lebih akrab dengan panggilan Frits, yang menjabat Koodinator Umum Geng Motor iMut sejak tahun 2005 hingga kini. Alumni Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana tahun 2002 ini, sejak tahun 2003 menjadi PNSD Pemerintah Kota Kupang dan saat ini menjabat sebagai Kapala Sub Bagian Perekonomian pada Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Kupang - NTT. Pria tambun yang baru saja menanggalkan rambut gondrongnya ini menganggap pekerjaan sebagai PNS adalah sampingan dan pekerjaan utamanya adalah berada di tengah masyarakat miskin dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya melalui pelayanan berbasis ilmu, inovasi dan rekayasa teknologi.

Tak di nyana di era modern saat ini setiap organisasi harus memiliki semacam mantera yang menjadi esensi penyemangat agar organisasi tetap eksis. Geng motor Imut juga tidak luput dari hal demikian.Tapaleuk urus ternak” adalah mantera Geng Motor Imut yang berarti  bertualang sambil mengurus ternak, idealisme semangat ini juga menelurkan motto organisasi yaitu “berbagi ilmu sebelum ajal menjemput”. Berbagai prestasi dan penghargaan telah diterima oleh Geng Motor Imut baik untuk tingkat regional hingga nasional, seperti Penghargaan Academia Award untuk kategori Sains, Inovasi dan Keteknikan dari FAN NTT tahun 2010. Menjadi peserta 103 Inovasi Indonesia yang dilaksanakan oleh Business Innovation Center Indonesia - Kemenristek RI tahun 2011. Menjadi finalis dan masuk empat besar nasional dalam Expo Mandiri Young Technopreneur Award untuk Kategori Pengolahan Air Bersih dengan Inovasi Desalinator tahun 2011 dan Penghargaan Energi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada kategori Prakarsa Perorangan tahun 2012 lalu. 

Demikianlah kiranya energi anak muda yang dikawinkan dengan idealisme melahirkan semangat-semangat perubahan tanpa perintah dari atas, tetapi lebih bergerak di arus bawah yang menyentuh wilayah pemberdayaan masyarakat desa. (*)

Photo sources: Noverius Nggili

Kupang, 07 Mei 2013 
©daonlontar.blogspot.com

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;