Sabtu, 26 Maret 2016

Alhamdulillah! Umurku sudah dua bulan



Kini umurku sudah dua bulan, aku semakin bertumbuh. Pusarku juga sudah mengering. Karena lama mengering banyak teman-teman ayah yang mengatakan aku akan menjadi anak yang hemat, pandai mengelola keuangan dan anak yang pandai menjaga barang-barang miliknya. Sekarang juga tidurku sudah mengikuti jadwal tidur ayah dan ibuku, aku bisa tertidur lelap bersama istirahat malamnya kedua orang tuaku. Sekarang aku sedang berada di rumah oma, dan inilah liburan aku yang pertama mengunjungi oma dan tente dari ayahku.

comments
Kamis, 03 Maret 2016

Kursi Sice sudah tidak ada lagi!


foto: antikpraveda.blogspot.co.id

Interior dan eksteror rumah kini sudah semakin berubah dari dekade ke dekade. Berbagai perabot ruangan sudah berubah bentuk menjadi lebih modern. Yang kuno dan jadul telah menghilang di gudang atau bahkan telah dimusnahkan. Sejenak kita melihat kembali seperangkat kursi yang biasanya ada di ruang tamu dan beranda rumah tahun 90-an. Kursi besi ringan dengan jalinan tali-temali karet dan meja menyerupai meja marmer. Di Kota Kupang satu set kursi ini di sebut dengan kursi sice. Kata sice berasal dari kata zice, merupakan kata benda yang berasal dari Bahasa Belanda zitje, yang diartikan sebagai tempat duduk lengkap dengan meja ditengah-tengahnya yang ditempatkan di ruang depan atau ruang menerima tamu. Namun istilah kursi sice tidak lagi digunakan dan yang kini femilier adalah kursi tamu atau sofa yang terbuat dari kayu, rotan, bambu, plastik, baja ringan dan lain sebagainya.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Kolam Inspirasi

 
;