Senin, 26 Desember 2016

11 Bulan Kini Usiaku!

Hari demi hari berlalu dan aku beranjak menemukan sedikit demi sedikit pengalaman tumbuh kembangku. Aku kini memiliki waktu 8 jam sehari semalam untuk tidur dan 16 jam disisa waktu diisi dengan bermain, kadang bermain sendirian, kadang juga bermain sambil ditemani ayah dan ibu. Begitu banyak mainan yang sudah dibeli ayah dari tugas dinasnya ke ibu kota, dan sebegitunya aku seperti bosan dan ingin merengkuh apa saja dan menganggapnya sebagai mainan. Salah satunya aku sudah bisa menyisir rambut sendiri, karena sudah sering merasakan rambutku disisir dan juga melihat ayah dan ibu yang sering menyisir rambut. Aku semakin aktif baik di tempat tidur maupun dilantai, yang kadang membuat aku kejedot baik di tempat tidur karena aku sering membantingkan badanku di atas spring bed yang sudah dipendekkan, namun sering aku salah tempat dan justru kepalaku mengenai dinding kamar. Demikian juga ketika aku sedang merangkak dengan cepat, kala karena terlalu semangat akhirnya membuat tulang pipiku membentur lantai, alhasil dua hal itu membuat aku menangis!

comments
Sabtu, 26 November 2016

Alhamdulillah, Sepuluh Bulan Usiaku!


Di awal bulan kesembilanku, tepatnya tanggal 29 Oktober, aku mengalami sebuah pengalaman dalam membentuk identitas feminimku, bahwa aku perempuan. Ayah dan ibu membawaku ke Toko Emas Sahabat di Jalan Ikan Tongkol Kupang, untuk memasang sepasang anting-anting. Tembakan pertama di telinga sebelah kiri membuatku kaget dan langsung menangis, untuk tembakan kedua tak membuatku kaget lagi, ayahku yang merasakan karena aku didalam pangkuannya. Sebelumnya aku terlihat maskulin, banyak orang yang melihatku seperti anak cowok, namun dengan telinga yang telah memakai anting-anting, mempertegas diri bahwa aku seorang perempuan. Kini juga aku telah mempunyai gigi genap berjumlah enam, empat gigi seri di atas dan dua gigi seri di bawah, walaupun di sisi lain aku masih tetap rewel di masa pertumbuhan gigiku.

comments
Selasa, 22 November 2016

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Sejak Dini di Kota Kupang


Pada tanggal 22 November 2016, bertempat di Aston Hotel and Convention Center Kupang, dilaksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Sejak Dini. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjsama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA RI) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A NTT). Tema kekerasan menjadi isu utama kenapa kegiatan ini dilaksanakan, mengingat bahwa manusia pada dasarnya sejak lahir telah memiliki hak untuk hidup yang melekat sebagai wujud keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Salah satunya adalah bebas dari penyiksaan maupun tindak kekerasan. Nyatanya kasus kekerasan cukup menyita perhatian masyarakat di Provinsi NTT dalam kurun waktu terakhir ini dengan korban terutama pada perempuan dan anak yang dianggap paling lemah.

comments
Rabu, 26 Oktober 2016

Genap Usiaku Sembilan Bulan

Hari berlalu dan aku semakin menunjukkan perkembangan yang baik, aku bisa menghibur diri sendiri dengan bertepuk tangan tanpa bimbingan lagi. Begitu ada yang menyenangkan hatiku maka aku spontan bertepuk tangan sambil tersenyum geli atau hingga tertawa lebar. Di bulan ini aku juga mengalami momen pertama kali jatuh dari tempat tidur, hanya sepersekian detik lepas dari pengawasan kedua orangtuaku aku pun terjatuh dari tempat tidur yang hampir setinggi 80 cm dengan posisi kepala terlebih dahulu, aku menangis hebat namun tidak mengalami memar apa-apa. Ini adalah hal unik bagi semua bayi, menurut orang-orang selalu ada malaikat pelindung bagi bayi yang jatuh dari tempat tidur. Oleh karena kejadian tersebut ayahku akhir memangkas tempat tidur menjadi lebih pendek dengan mengeluarkan dasar tepat tidur.

comments
Minggu, 09 Oktober 2016

“The Game”, Kasus Jessica dan Mirna

foto: m.harianindo.com

Bermula dari tanggal 6 Januari 2016, Wayan Mirna Salihin, 27 tahun, meninggal dunia sehabis meneguk kopi di Olivier Café, Grand Indonesia. Pada saat kejadian, Mirna sedang berkumpul bersama kedua sahabatnya, Hani dan Jessica Kumala Wongso. Berdasarkan hasil otopsi oleh pihak kepolisian, ditemukan pendarahan pada lambung Mirna yang dikarenakan adanya zat yang bersifat korosif masuk dan merusak mukosa lambung. Zat korosif tersebut dipastikan berasal dari asam sianida yang ada dalam kopi yang diminum Mirna. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, polisi menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka. Jessica dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan kemudian kasus inipun bergulir ke meja pengadilan.

comments
Senin, 26 September 2016

Alhamdulillah Delapan Bulan Usiaku…

Menurut orang delapan adalah angka sempurna, karena tak ada garis yang terputus. Aku kini sudah berusia delapan bulan, sebagai seorang bayi telah berevolusi dari tak berdaya sebagai bayi mungil pendiam, kini aku menjadi bayi aktif yang sedang menikmati masa pertumbuhannya. Kisah di satu bulan ini dimulai ketika aku bisa bertemu dengan seorang doktor peneliti dari Osaka University bernama Yoshinari Morita. Beliau sedang melakukan riset di Timor dan semoga aku bisa sepertinya kelak, yang memiliki pengalaman kerja lingkup internasional.


comments
Selasa, 20 September 2016

Boneka Atauro, Dakocan dari Timor Leste


Adalah boneka legendaris Dakocan (Dakko-chan) yang pernah memiliki masa kejayaan sejak tahun 1960-an hingga tahun 1990-an. Boneka khas berwarna hitam ini berasal dari Yokohama, Jepang dan begitu mendunia. Semula adalah boneka plastik berisi angin yang ditiupkan hingga kemudian menjadi boneka mainan dengan berbagai bentuk. Sejarah boneka sebagai mainan tertua sudah ada sejak zaman Yunani, Romawi dan Mesir kuno. Baru pada abad ke-15, boneka di produksi massal dan dijual, negara perintisnya adalah Jerman. Dan kini industri boneka berkembang pesat dengan berbagai karakter dan dari segala penjuru dunia. Salah satunya datang dari salah satu industri kecil yang dikembangkan dari Pulau Atauro di negara Timor Leste, dan telah menjadi boneka ikon dari Pulau Atauro yaitu Boneca de Atauro (Boneka Atauro).

comments
Senin, 19 September 2016

Hujan Pertama di Kota Kupang


Kupang hari ini 19 September 2016, jam menunjukkan pukul 16.00 wita, waktunya pulang kerja. Namun langit di luar sana begitu gelap dan hujan pun datang menguyur Kota Kupang sore ini. Sepertinya aktivitas pulang rumah hari ini tertunda!. Untuk pertama kalinya hujan turun setelah jeda musim panas yang panjang. Hujan pertama yang mengawali kiprah di awal musim penghujan di kota yang panas ini. Namun tunggu dulu, ini adalah anomali iklim di Kota Kupang dan juga di Nusa Tenggara Timur. Hujan yang turun lebih awal, padahal puncak musim panas di Kota Kupang ada di bulan Oktober. Hujan yang membuat para petani ladang kering di kampung-kampung sana kebingungan mengambil keputusan, apakah sudah waktunya musim tanam atau belum, mengingat hujan ini mungkin hanya pengecoh saja. Bisa jadi kemarau akan mengambil kembali ke tracknya dan di bulan Oktober kedepan akan lebih panas lagi dan petani mengalami apa yang disebut ‘gagal tanam’.

comments
Jumat, 09 September 2016

Promosi Timor Leste di NTT


Pada pelaksanaan event kegiatan Sunda Kecil Expo 2016, yang berlangsung 07-10 September 2016 di Kupang. Sebagai implementasi dari semangat “historika Sunda Kecil” yang melahirkan kerjasama antara 3 (tiga) Provinsi yaitu, Bali, NTB dan NTT, sebagai wujud sarana promosi dalam mendukung sinergitas antara pemerintah dan swasta/investor/pelaku usaha untuk mendukung percepatan proses pengembangan investasi di daerah. Kegiatan ini dalam menunjang segi tiga pertumbuhan ekonomi antara Indonesia (NTT), Timor Leste (Dili) dan Australia (Darwin) dengan melakukan serangkaian kegiatan berupa pameran pembangunan, pariwisata, potensi investasi, industri dan perdagangan, UKM dan industri kreatif serta pergelaran seminar, kesenian, kebudayaan dan hiburan lainnya.

comments
Jumat, 26 Agustus 2016

7 Bulan Pertama Usiaku


Tujuh bulan pertama yang telah kulewati, memberi semangat bagi kedua orang tuaku. Bulan yang sangat memberi harapan baik bagi perkembangan awal pikiran, emosional dan tingkah lakuku. Aku kini begitu aktifnya layaknya anak yang kuat dan sehat. Sejak masa akhir ASI eksklusif, aku sudah coba diberi makanan tambahan, namun sangat sulit bagiku untuk bagaimana mengantikan makanan cair atau ASI yang selama ini telah menjadi makanan pokokku dengan makanan lainnya. Hingga bulan ini aku tak bisa mengkonsumsi selain ASI, padahal orang tuaku sudah mengusahakan berbagai cara mulai dari makanan buatan rumah, buatan pabrik dari sereal hingga biskuit, namun tetap tak bisa masuk dalam perutku, begitu ada di bibir aku telah menolaknya.

comments
Rabu, 10 Agustus 2016

Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Politik melalui Pusat Pembelajaran Ina Bo’i Berbasis Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur


Dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklat PIM II)  Angkatan V tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang dikuti oleh 60 peserta dari berbagai kalangan yang berasal dari pimpinan eselon II dari lintas kementrian, provinsi dan kabupaten/kota dari berbagai daerah se-Indonesia. Pada kesempatan tersebut Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur menggagas penyusunan Rencana Proyek Perubahan (RPP) dalam wujud inovasi pembangunan bagi perempuan yang akan dilaksanakan di daerah. Berangkat dari penugasan tersebut, telah disusun sebuah Rencana Proyek Perubahan (RPP) dengan judul Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Politik melalui Pusat Pembelajaran Ina Bo’I Berbasis Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang telah melewati berbagai proses pengusulan ide, mentoring, coaching hingga pembahasan telah dituangkan dalam wujud Laporan Proyek Perubahan (LPP). Berdasarkan hasil pengujian, penilaian dan evaluasi maka Laporan Proyek Perubahan ini mendapatkan nilai sangat memuaskan dan menempati sepuluh besar.


comments
Senin, 01 Agustus 2016

Ruang hampa dari yang tersisa


Kita tak menyadari sepenuhnya bahwa ruang dan waktu adalah dimensi yang selalu menjalin dalam kehidupan kita, dalam pikiran, emosi dan tingkah laku kita. Ruang dan waktu ibarat dua buah sisi logam yang saling melengkapi, bukan sebaliknya untuk diundi. Ruang bisa melebur bersama waktu, dan waktu bisa membawa pergi ruang dalam sejarah. Kita hanya entitas yang singgah dalam dimensi ruang dan kemudian waktu yang harus memisahkan kita. Waktu terus bergulir seperti bola yang terus mengeliding tanpa henti, meninggalkan kita dibelakang yang masih menyimpan kenangan dengan melekatkan jiwa kita pada ruang-ruang yang mulai usang.

comments
Sabtu, 30 Juli 2016

Kenangan dari mencicipi kismis


Sewaktu ibu mertua saya pulang dari umroh ada oleh-oleh yang dibawa, salah satunya adalah kismis. Sebenarnya tak ada yang menarik, hanya kismis sebagai cemilan ini membawa saya melayang sejenak terbawa ke masa silam, masa kanak-kanak yang suka mencicipi apa saja yang terasa menarik dan enak. Seperti manisan, rasa dan kenangan itu membekas, ternyata apa yang pernah dirasakan dalam lidah hampir sebanding dengan apa yang dirasakan dengan indra lainnya yang membawa kita nostalgia ke puluhan tahun lalu.


comments
Selasa, 26 Juli 2016

Beranjak Setengah Tahun Usiaku…


Tak terasa aku telah genap berusia enam bulan dan beranjak setengah tahun usiaku. Di masa inilah semakin banyak pengalaman muda yang aku lalui di bulan ini. Seperti pengalaman naik pesawat dan mudik untuk pertama kalinya, berlebaran bersama keluarga besar ibuku. Aku akhirnya sampai ke Kota Ende - Flores, kota dimana ibuku dilahirkan dan dibesarkan, bertemu dengan semua om dan tante dari ibuku. Seminggu puasa Ramadhan 1437 menjelang lebaran aku sering menemani keluargaku untuk sahur bersama dan kemudian Lebaran 1 Syawal 1437 pertama kalinya aku di kota Ende bersama sanak keluarga ibu, dan aku adalah anggota keluarga paling kecil atau yang terakhir.


comments
Selasa, 19 Juli 2016

Panggung Perempuan Biasa di Kota Kupang


Beberapa tahun terakhir pembangunan fisik di Kota Kupang meningkat pesat. Kehidupan sosial, politik dan ekonomi mengalami perkembangan yang lebih masif dibandingkan waktu sebelumnya. Walau perkembangan Kota Kupang bisa dikatakan terlambat jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia bagian Timur, namun kini kehidupan masyarakat kota Kupang mengalami pergeseran kehidupan ala urban yang mempengaruhi paradigma dalam berpikir, mengambil keputusan dan bertindak. Ada pergumulan batin dalam mencerna berbagai realitas, apakah pembangunan selamanya memberikan manfaat yang besar atau pada sisi lain memberikan ujian. Sehingga dibutuhkan ruang partisipasi antara ide dan realitas, dimana suara-suara itu bisa terdengar tanpa ada kekangan idiologi, ekonomi dan terlebih politik.

comments
Minggu, 26 Juni 2016

Kini Lima Bulan Sudah Usiaku…


Usiaku telah mencapai lima bulan, memang bulan-bulan awal pertumbuhan seorang bayi sungguh luar biasa. Dari semula memiliki fungsi indra dan gerak tubuh yang terbatas, namun kini fungsi indra dan gerak tubuh semakin meningkat. Alangkah senangnya diriku setelah melewati tahapan bulan demi bulan karena pertumbuhan berat dan tinggiku semakin meningkat hari demi hari.

comments
Kamis, 26 Mei 2016

Di Bulan ke Empat


Waktu memang bergulir cepat, usiaku sudah empat bulan. Di saat rambutku mulai memanjang, yang kadang suka memelintirnya di saat menyusu. Tanganku semakin kuat mencengkram dan bisa memegang mainan-mainanku. Kuku-kuku jemariku cepat sekali memanjang, hingga ayah ibuku harus hati-hati untuk memotongnya menjadi pendek, karena bisa saja melukai wajahku sendiri atau menyakiti ayah ibuku. Kini aku tidak lagi serius menghitung jari jemari tetapii lebih suka menguncangkannya kuat-kuat seperti orang dewasa yang baru habis menyelesaikan pekerjaan besar. Kini tanganku juga sudah meraih jemari kaki-kakiku, mengengam erat dan ingin meariknya lebih kuat lagi. Jari-jemariku juga sudah ingin menjelajah merasakan berbagai tekstur ferlak kasur hingga apa yang berhasil aku raih.

comments
Selasa, 10 Mei 2016

Masih Suramnya Wajah Perempuan dan Anak Di Provinsi Nusa Tenggara Timur


Pembangunan di berbagai bidang sejatinya ditujukan untuk seluruh penduduk, tanpa membedakan laki-laki atau perempuan. Pada kenyataannya hasil pembangunan belum dirasakan sama antara laki-laki dan perempuan, demikian juga dengan aspek pembangunan yang belum menyentuh kebutuhan anak. Di sisi lain berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kesetaraan dan keadilan Gender serta pemenuhan hak anak. Sebagai gambaran data, keadaan penduduk tahun 2014 menunjukkan bahwa secara umum penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Persentase penduduk perempuan sebesar 50,45 persen sedangkan laki-laki sebesar 49,55 persen. Sex ratio penduduk Nusa Tenggara Timur sebesar 98,23, artinya dari setiap 100 penduduk perempuan terdapat 98 penduduk laki-laki.

comments
Selasa, 03 Mei 2016

Profil Gender dan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2015

Permasalahaan mendasar pembangunan adalah belum tersentuhnya hasil pembangunan ke kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan. Karena memiliki daya tawar yang rendah maka kelompok ini sering terabaikan dalam pembangunan. Kelompok rentan ini meliputi penduduk miskin, penduduk penyandang cacat, penduduk wilayah terpencil, penduduk usia lanjut, petani, nelayan dan sebagainya. Dalam kelompok-kelompok tersebut perempuan dan anak adalah kelompok terbesar yang seharusnya juga mendapatkan perhatian. Atas dasar tersebut kesetaraan Gender telah menjadi perhatian dan menjadi salah satu strategi pembangunan nasional. Namun hal ini perlu ditunjang dengan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan Pengarusutamaan Gender antar kementerian dan lembaga, antar-tingkat pemerintahan hingga antar-kewilayahan. Sehingga koordinasi sangat diperlukan dalam terutama dalam menyusun Program dan kegiatan yang memberikan manfaat kepada kelompok perempuan dan laki-laki.

comments
Selasa, 26 April 2016

Alhamdulillah, Tiga Bulan Pertamaku!

Aku sudah berusia 3 bulan sekarang, sudah seperempat tahun masaku. Menurut buku petunjuk pengasuhan bayi, aku sudah boleh dibawa keluar rumah mengenal lingkungan tempat tinggal disekitarku. Aku juga sudah mengenal bagian tubuhku, aku selalu memperhatikan jemariku dengan seksama, mengengamnnya, menguncangkannya dan seolah mulai berhitung, dan berhitung sepertinya adalah pengalaman manusia sejak dilahirkan. Sejak bulan kedua aku memang suka memasukan jari di dalam mulutku, hingga kini aku bisa memasukan keempat jari dalam mulutku dan bergantian jari kanan dan kiri. Sekarang mulutku juga sering mengeluarkan sedikit lidah seperti menyusu, memainkan lidah seperti bercanda dan itu membuat orang tuaku tertawa.

comments
Minggu, 24 April 2016

Aku, Kambing Jantan & Aqiqah

Usiaku sudah hampir tiga bulan dan orangtuaku baru memiliki kesempatan untuk menghidupkan syiar dan sunnah Rasulullah SAW dengan mengadakan tasyakuran/aqiqahku. Seekor kambing jantan berwarna kream yang kuat dan sehat telah disediakan, untuk disembelih sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat dan syarat tertentu. Kata aqiqah berasal dari kata Al-Aqqu yang berarti memotong, yang dimaksudkan rambut di kepala aku yang baru lahir. Sehingga Kambing yang dipotong di sebut aqiqah karena rambutku dipotong setelah kambing jantan yang disiapkan oleh ayah disembelih. Semoga kambingku yang menjadi wujud pengorbanan menjadi penebusku, seperti Nabi Ismail yang ditebus dengan seekor kibas (kambing) dalam kisah Nabi Ibrahim AS. Ada juga pendapat bahwa aqiqah adalah pembebasan diriku dari jin yang mengiringi semenjak lahir. Selain itu dengan aqiqah aku telah dapat melepaskan syafaat bagi kedua orangtuaku.

comments
Selasa, 19 April 2016

Budaya Kosu di Timor dan Ma’ Toding di Toraja


Budaya Kosu, foto: fb Atoni van Timor

Kebudayaan itu seperti spora yang yang terbawa angin, entah kemana dan kemudian akan tumbuh dan menjadi sebuah kebudayaan sebagai jejak dari kebudayaan asalnya, atau seperti biji-bijian yang di bawa burung dalam perutnya untuk dibuang ke ranah jauh, bertumbuh dan menjadi pohon kebudayaan yang baru di tanah tempat berlabuh. Sulit untuk menemukan asal muasal budaya karena budaya tumbuh tanpa pemberitahun, bergerak tanpa peta dan berkembang tanpa mengenal dimensi.

comments
Sabtu, 26 Maret 2016

Alhamdulillah! Umurku sudah dua bulan



Kini umurku sudah dua bulan, aku semakin bertumbuh. Pusarku juga sudah mengering. Karena lama mengering banyak teman-teman ayah yang mengatakan aku akan menjadi anak yang hemat, pandai mengelola keuangan dan anak yang pandai menjaga barang-barang miliknya. Sekarang juga tidurku sudah mengikuti jadwal tidur ayah dan ibuku, aku bisa tertidur lelap bersama istirahat malamnya kedua orang tuaku. Sekarang aku sedang berada di rumah oma, dan inilah liburan aku yang pertama mengunjungi oma dan tente dari ayahku.

comments
Kamis, 03 Maret 2016

Kursi Sice sudah tidak ada lagi!


foto: antikpraveda.blogspot.co.id

Interior dan eksteror rumah kini sudah semakin berubah dari dekade ke dekade. Berbagai perabot ruangan sudah berubah bentuk menjadi lebih modern. Yang kuno dan jadul telah menghilang di gudang atau bahkan telah dimusnahkan. Sejenak kita melihat kembali seperangkat kursi yang biasanya ada di ruang tamu dan beranda rumah tahun 90-an. Kursi besi ringan dengan jalinan tali-temali karet dan meja menyerupai meja marmer. Di Kota Kupang satu set kursi ini di sebut dengan kursi sice. Kata sice berasal dari kata zice, merupakan kata benda yang berasal dari Bahasa Belanda zitje, yang diartikan sebagai tempat duduk lengkap dengan meja ditengah-tengahnya yang ditempatkan di ruang depan atau ruang menerima tamu. Namun istilah kursi sice tidak lagi digunakan dan yang kini femilier adalah kursi tamu atau sofa yang terbuat dari kayu, rotan, bambu, plastik, baja ringan dan lain sebagainya.

comments
Jumat, 26 Februari 2016

Bulan Pertamaku!



Kini sudah sebulan umurku, memang waktu berputar begitu cepat. Aku seorang bayi lucu yang sedang mengalami pertumbuhan. Tak ada pertumbuhan manusia paling cepat selain masa bayi. Minggu pertama aku belum begitu ekspresif karena indra penglihatanku belum terlalu melihat dengan jelas, walau mataku telah terbuka lebar, hanya bayang-bayang yang kutemukan. Kadang aku masih terlihat bermain sendirian, menurut orang-orang tua aku sedang bermain dengan ruh ari-ari yang pernah menemaniku selama di kandungan. Minggu ketiga aku sudah bisa merasakan pergerakan bayang-bayang wajah kedua orang tuaku. Dan sebulan kemudian aku seperti sudah mengenali orang-orang disekelilingku, wajah ibu selalu aku tatap baik-baik ketika menyusu dan sesekali melemparkan pandang ke ayahku. 

comments
Sabtu, 30 Januari 2016

Aku datang dari Ayah dan Ibuku (Catatan Anakku)



Aku dilahirkan pada hari selasa tanggal 26-01-2016, bukan karena direncanakan begitu saja, ada proses hingga aku dilahirkan di tanggal itu. Berdasarkan advice dokter ahli kandungan yang sudah setahun lalu menangani kesehatan reproduksi ibuku, bahwa aku sejak bulan ke tujuh kehamilan ibuku telah memiliki satu lilitan dileherku layaknya menggunakan syal. Namun di minggu ke delapan lilitan bertambah menjadi dua, sehingga disarankan untuk menghindari resiko dengan menjalani persalinan sesar. Namun tidak serta merta saran itu di terima orang tuaku, ayah dan ibuku seolah mengulur-ulur waktu agar persalinan bisa berlangsung normal saja. Tak sesuai dengan harapan waktuku berada di kandungan sudah berada dipenghujung dan belum memberikan tanda bahwa aku akan segera lahir dan akhirnya ayah ibuku mengambil keputusan untuk segera melakukan operasi sesar tanpa harus mencoba menggunakan perangsang. 

comments
Senin, 11 Januari 2016

Tanjung Takari Noelmina


Foto: Rens Benu

Ketika masih tinggal di pedalaman Pulau Timor, saya hampir selalu bolak balik Kota SoE-Kupang-SoE, semua dilakukan hampir di setiap suasana hari entah itu shubuh, pagi, siang, petang hingga malam dan juga di segala suasana hati baik senang maupun sedih. Dalam keremangan fajar hingga gelap malam masih ada terlintas dalam bekas sisa-sisa memori yang tak hilang di mata. Seperti jigsaw yang berkelebat dalam ingatan perjalanan menggunakan bis antar kota dalam provinsi, ketika melewati dan melihat lekukan jalan, jembatan, turunan dan mendaki sesuai dengan topografi Pulau Timor. Entah dalam sadar atau sedikit tertidur semua itu kini sudah sangat jarang dilakukan lagi. Semua itu terjadi antara tahun 1997-2000 hingga 2006-2009.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;