Kamis, 29 Agustus 2013

Aku Terkenang Flores, catatan Kapten Tasuku Sato


Cetakan II Penerbit Nusa Indah, Ende, 2005
Buku “Aku Terkenang Flores” pertama kali terbit dengan judul asli I Remember Flores yang diterbitkan oleh Farrar, Straus And Cudahy, New York tahun 1957 yang merupakan karya misionaris Mark Tennien berdasarkan catatan Kapten Tasuku Sato. Dan berselang hampir dua puluh tahun kemudian baru diterbitkan kembali di tempat Sato mengenang Flores dalam edisi Bahasa Indonesia oleh Penerbit Nusa Indah, Kota Ende. Cetakan pertama pada tahun 1976 dan tahun 2005 untuk cetakan kedua. Pulau Flores berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang termasuk dalam gugusan Kepulauan Sunda Kecil bersama Bali dan NTB, dengan luas wilayah sekitar 14.300 km². Nama Flores sendiri berasal dari bahasa Portugis yang berarti "bunga".

comments
Rabu, 21 Agustus 2013

Stan Pameran Pembangunan Bappeda Provinsi NTT Tahun 2013

Peta Sebaran Program Desa Mandiri Anggur Merah
 

Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan badan yang melaksanakan kebijakan perencanaan pembangunan dan juga melakukan koordinasi perencanaan pembangunan di tingkat daerah serta melakukan evaluasi dan pengendalian pembangunan. Untuk itu lembaga ini terasa penting untuk memberikan informasi sejauh mana rencana dan realisasi pembangunan dapat memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Bersama dengan instansi Pemerintah Provinsi NTT lainnya, pemkab/pemkot se Provinsi NTT, BUMN, BUMD dan swasta menjadi peserta dalam pelaksanaan Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2013. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pergelaran seni dan budaya. 

comments
Jumat, 16 Agustus 2013

Badut Ikan Paus di Antara Tiga SPG



Dalam menyelenggarakan event semacam pameran atau expo pembangunan di Kota Kupang, sudah mulai tampak menggunakan cara modern dalam menarik perhatian pengunjung, berbagai cara telah dilakukan seperti informasi kegiatan yang diumumkan dalam berbagai media atau juga dengan melibatkan peran serta peserta sendiri baik itu dari kalangan pemerintahan atau swasta. Di Arena Pameran dan Promosi Fatululi yang menjadi salah satu ikon Kota Kupang merupakan tempat penyelenggaraan event tahunan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penyelenggaran pameran berlangsung rutin dalam waktu dua pekan.

comments

Ubi Nuabosi, Singkong Cita Rasa Bumi Flores



Kalau berkunjung ke Kabupaten Ende - Nusa Tenggara Timur, maka oleh-oleh yang wajib dibawa pulang adalah Ubi Nuabosi. Hasil bumi yang satu ini selalu menjadi pilihan buah tangan atau oleh-oleh dari Ende. Petugas pelabuhan laut atau bandara sudah mengetahui secara pasti bahwa kardus-kardus penuh yang akan keluar dari Ende adalah berisi Ubi Nuabosi yang cukup memenuhi bagasi, sedangkan yang telah diolah dengan direbus, digoreng atau dibuat keripik biasanya hanya dijiinjing untuk memenuhi ruang kabin. Keripik Ubi Nuabosi juga telah menjadi usaha home industry yang berkembang di Kota Ende. Cita rasa khas Ubi Nuabosi menjadi buah bibir yang kemudian mutlak menjadi buah tangan, tanpa perlu dibesar-besarkan lagi dengan promosi mahal. Jika anda datang bertamu di Kota Ende baik di instansi pemerintahan, swasta atau masyarakat, maka peganan yang biasa disajikan adalah Ubi Nuabosi rebus atau goreng dengan sambal serta dilengkapi minuman hangat. 

comments
Rabu, 14 Agustus 2013

Cerita dari Penerbit Buku “Nusa Indah” Ende – NTT


Toko Buku Nusa Indah dengan arsitektur bangunan bulat dibangun tahun 1954

Kota Ende adalah sebuah kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah dikenal sebagai kota destinasi wisata alam, sejarah dan budaya, namun tidak lengkap rasanya jika kita tidak menikmati wisata belanja buku dengan mengunjungi Toko Buku dan Penerbit Nusa Indah. Sebagai penerbit buku yang telah menjadi legenda di ranah Flobamora, Penerbit Nusa Indah pernah mengalami masa keemasan yang tidak terlupakan dan pernah mengangkat Nusa Tenggara Timur dalam usaha penerbitan buku berkualitas hingga dipasarkan secara nasional. Setidaknya menjadi spirit dari Bumi Flores, bagaimana cerita Penerbit Nusa Indah, berikut sepenggal kisahnya.

comments
Minggu, 11 Agustus 2013

Mengisi dengan Membaca di Bulan Ramadhan



Ramadhan memang telah berlalu, begitupun dengan amalan-amalan yang dilakukan di bulan penuh berkah. Namun selalu ada yang berbekas dari setiap kepergian ramadhan, yang adalah manejemen waktu atau tepatnya mengelola waktu. Ramadhan adalah bulan tersibuk bagi umat muslim yaitu ketika umat berlomba-lomba melipatgandakan amal ibadahnya, menjalankan berbagai aktivitas dari sahur hingga berbuka dan dari berbuka hingga sahur, bahkan hingga harus menjalankan pekerjaan reguler kantor yang tidak mudah ditinggalkan begitu saja. Salah satu amalan ibadah adalah dengan banyak membaca mulai dari Al-Qurannul Karim, terjemahannya dan dzikir hingga bacaan-bacaan tema islami lainnya. Dalam Bulan Ramadhan memang sebaiknya melakukan hal positif dengan banyak membaca selain mengisi waktu juga menambah nilai keislaman dan keilmuan.

comments
Rabu, 07 Agustus 2013

Membuka Kembali Halaman yang Pernah Dibuka



Mengenang adalah kelebihan manusia yang tidak dimiliki makhluk manapun. Membuka kembali guratan halaman-halaman yang pernah dibuka memberi sentuhan ritmik sanubari akan halaman-halaman yang pernah dibaca, pernah dilalui, pernah diceritakan dan pernah didiskusikan. Kenangan itu membawa keteduhan bahwa masa lalu adalah keindahan yang pernah digapai. Mendekap lalu menciumi dan mengharumi rentetan halaman yang seperti berlari, menepuk punggung buku seakan tak ingin melepaskannya, mengengamnya ibarat peti emas dan menimangnya laksana merpati dan kemudian merapikannya kembali.

comments
Kamis, 01 Agustus 2013

Dedikasi Untuk Tetap Hidup

photo: 5herly.blogspot.com

Ketika malam-malam panjang menjadi hal yang menakutkan, kala hidup seperti terhimpit dalam pergolakan untuk menyerah atau melawan. Sedangkan hari-hari bisa dilewati dengan menghilangkan sedikit rasa perih. Mimpi kadang mengiring pada sebuah masa depan yang sulit diterima dalam kerangka realitas hari ini, bahwa syarat-syarat denyut kehidupan harus terus terpenuhi, lalu bagaimana kemudian!
 
comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Kolam Inspirasi

 
;