Selasa, 29 Mei 2012

Perempuan dengan tatapan hampa


photo: www.1st-art-gallery.com
Tanpa sengaja saya menemukan lukisan potret seorang perempuan cantik yang berjudul “Study for The Lady Clare”, karya pelukis aliran klasik asal Eropa, John William Waterhouse (1849-1917). Lukisan tentang kecantikan yang tiada bandingnya, bahkan menurut saya jauh lebih anggun dari “Mona Lisa” karya Leonardo da Vinci yang dilukis pada abad ke-16, yang telah menjadi Karya paling terkenal di dunia dan berada di Museum Louvre Paris, Prancis. Kekaguman saya pada lukisan ini lebih pada sebuah ekspresi dasar perasaan, atau ada yang menyebutnya dengan sebuah “pedalaman jiwa”, entahlah!. Saya bukan bermaksud membanding-bandingkan kedua karya ini dari sisi ekspresi enigmatik yang misterius.

comments
Selasa, 22 Mei 2012

Chelsea Akhirnya Juara Liga Champion musim 2011/2012

Malam 20 Mei 2012, adalah malam bersejarah bagi Chelsea. Klub asal Kota London itu berhasil meraih trophi Liga Champion untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Semula saya pesimis Chelsea dapat merajai Liga Champion, karena performa awal musim yang mengecewakan. Namun seiring bergantinya pelatih maka penampilan Chelsea pun mulai membaik dan menunjukkan kelas, salah satunya dapat meraih Piala FA musim ini. Mengapa menuliskan tentang Chelsea tak terlepas dari sebuah identitas sebagai fans. Awalnya saya kurang menyukai bola, setelah menonton beberapa laga Chelsea yang begitu memikat pasca di beli oleh konglomerat Rusia Roman Abramovich tahun 2003, hingga menjuarai liga primer. Maka saya menjatuhkan pilihan buat Chelsea. Cukup terlambat! Bila dibandingkan dengan beberapa teman yang sejak remaja telah mendaulat diri sebagai fans dari tim-tim besar lainnya yang sudah mapan.

comments
Minggu, 06 Mei 2012

Blau Cuci, sebuah kisah masa lalu!


Melihat benda yang satu ini menghantarkan saya ke sebuah masa lalu, entah kenapa benda ini mengungkapkan kenangan di masa sekolah. Blau adalah bahan yang digunakan dalam proses akhir mencuci pakaian berwarna putih agar terlihat lebih cerah dan cemerlang. Nama blau sendiri berasal dari Bahasa Belanda blaw yang berarti biru, jadi mungkin saja produk pertama berasal dari negeri kincir angin tersebut. Ada dua jenis bentuk blau yaitu berbentuk blok dan berbentuk bubuk. Kalau di Kota Kupang lebih femilier dengan bentuk blok kecil seperti yang terlihat pada gambar. Cara menggunakan blau cukup mudah, blau seperti halnya pengharum digunakan pada bilasan terakhir, namun tidak untuk direndam. Berbeda dengan seharusnya banyak yang merendamnya sehingga baju yang putih akan terlihat sangat kebiruan.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;