Selasa, 18 Desember 2012

Koran di Kota Makassar


Lama nian baru saya menginjakkan kaki kembali di Kota Makassar. Kebetulan suatu pagi saya berada di tempat fotocopyan di bilangan Pintu I Unhas, saya sempat melihat-lihat beberapa koran lokal yang dipajang disuatu kios. Namun kemudian saya memiliki ide untuk membeli semua terbitan koran lokal saat itu, tertanggal 18 Desember 2012. Dan akhirnya membawa pulang lima koran terbitan Makassar ke penginapan. Adapun deskripsi kelima koran tersebut adalah sebagai berikut:
  • Harian Pagi Fajar Makassar  
comments
Minggu, 16 Desember 2012

Halaman Rawa Tamalanrea




Adalah suatu jalan membuka ingatan masa lalu, ketika bisa kembali datang melihat-lihat rumah kos atau biasa kami menyebutnya pondokon, tempat tinggal semasa kuliah di Tamalanrea Makassar. Kenangan panjang yang tergurat dalam masa pencarian pendidikan yang selalu membekas dalam dinding kayu, rumah panggung dan halaman rawa. Hal itu terukir sebagai mozaik pengalaman dengan balutan suka dan duka, harapan dan tantangan hingga ikhtiar dan realitas yang kesemuanya berakhir dengan semangat bersahaja sebagai mahasiswa di rantau. 
 
comments
Selasa, 11 Desember 2012

Menyeberang ke Pulau Libukang Kab. Jeneponto SULSEL


Pulau Libukang (Geogle earth)

Sebagai bagian dari aplikasi materi Diklat Fungsional Penjenjangan Perencana (DFPP) Muda Angkatan XI Pusdiklatren – Bappenas dan Pusat Penelitian Pengembangan Kebijakan dan Manajemen (P3KM) Unhas Makassar 2012, maka kami melakukan Orientasi Lapangan (OL) di Pulau Libukang. Kegiatan ini untuk melihat sejauh mana pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan di Pulau Libukang. Perjalanan di mulai dari Kota Makassar ke Kabupaten Jeneponto sekitar dua jam perjalanan. kemudian dilanjutkan dengan menyeberang ke Pulau Libukang menggunakan perahu yang berjarak  ± 500 meter dalam waktu 15 menit. Nama Pulau Libukang juga sama dengan nama sebuah pulau di Palopo yang juga berada di Sulawesi Selatan bagian utara.

comments
Senin, 10 Desember 2012

Menikmati Konro Kuda!



Konro kuda (abufarhat)
Suatu kesempatan bisa bertandang bersama tim ke Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. Sebuah kabupaten di Sulsel yang sepintas iklimnya menyerupai kondisi umum di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu gersang dan terlihat kurang sekali vegetasi yang tumbuh di daerah ini dan yang kebanyakan terlihat adalah Pohon Lontar. Namun ada hal yang menarik dan sepertinya telah menjadi kebiasaan pemerintah daerah setempat untuk menjamu para tamu dari daerah lain, adalah dengan membawa rombongan kami untuk mencicipi kuliner khas di Jeneponto yaitu Konro dan Coto Kuda!. Kontan hal ini disambut oleh rombongan kami yang sebagian besar dari NTT dan memang belum pernah sama sekali menikmati hidangan spesial daging kuda.

comments
Rabu, 28 November 2012

Perempuan yang mencintai pantai



Ilustrasi

Seorang perempuan yang mencintai pantai, begitu menanti saat di mana ia bisa diperhadapkan dengan lautan, bersua dengan alam. Ia akan datang seolah pantai menyambutnya dan mengabaikan bahwa ia sesungguhnya menyambut pantai. Sambil tersenyum dengan menghirup aroma laut dan merasakan angin laut yang sepoi menerpa serta mendengar deburan ombak yang menghempas pantai. Waktu terbaik untuk mencari ketenangan.

comments
Minggu, 18 November 2012

Mengunjungi Penerbit Ininnawa Makassar




Suatu kesempatan akhirnya tiba yaitu kembali mengunjungi Kota Makassar, karena hampir lima tahun lamanya tidak melihat rupa Makassar. Beberapa saat setibanya di penginapan, saya langsung meluncur ke alamat Rumah Penerbit Ininnawa yang berada di Jalan Abdullah Daeng Sirua 192E Makassar. Penerbit Ininnawa merupakan salah satu penerbit lokal di Kota Makassar yang menghadirkan buku bacaan bertemakan tentang Sulawesi Selatan. Buku terbitan lokal dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang kebudayaan sendiri yang sedikit terabaikan dalam modernisme kebudayaan global. 

comments
Sabtu, 10 November 2012

Lambang Kota dan Kabupaten Se Provinsi Nusa Tenggara Timur


Adalah hal yang sangat penting, untuk suatu daerah memiliki lambang yang tepat sebagai branding dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Lambang atau logo daerah merupakan perwakilan visual sebuah daerah yang memiliki perbedaan dengan lambang daerah lain, yang memuat berbagai unsur penting sebagai modal pembangunan daerah. Sehingga pembuatan lambang daerah sejatinya terinspirasi dari keseluruhan nilai dasar, visi dan misi, potensi serta kearifan lokal daerah masing-masing.

comments
Selasa, 06 November 2012

Meninggal Dunia!



Hari ini ada tetangga yang meninggal dunia. Orang-orang pada ramai membicarakan kematian seseorang yang memang dianggap mudah bergaul di kelurahan kami. Kematiannya yang mendadak di usia setengah baya, menjadi salah satu bahan pembicaraan di mana-mana. Memang kabar meninggal dunianya seseorang secara mendadak adalah sebuah berita yang berbeda jika dibandingkan dengan orang yang meninggal karena sakit. Entah kematian itu memang misteri, apakah matinya seseorang karena sakit, dibunuh, kecelakaan, bencana atau hal-hal sepele yang dapat membuat seseorang kehilangan nyawa. Bahwa hal tersebut kelak akan terkuak disuatu saat nanti bagi setiap insan bernyawa.

comments
Minggu, 04 November 2012

Setahun Ngeblog di Blogger



Tak terasa setahun sudah saya ngeblog!. Bermula dari seringnya mencari informasi melalui Google, saya menemukan halaman-halaman blog yang dikelola secara serius baik dalam hal content, tampilan atau untuk tujuan komersial, misalnya dengan mencari penghasilan tambahan melalui blog. Menarik juga ketika tulisan yang di posting oleh para blogger dapat dibaca oleh siapapun di penjuru dunia ini. Dengan melihat blog-blog milik orang lain yang telah dikunjungi oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, mengundang rasa penasaran saya bagaimana jika saya dapat membuat blog yang dapat dikunjungi oleh berbagai orang dari berbagai belahan dunia.

comments
Kamis, 25 Oktober 2012

15 Top Facebook Groups Terbanyak di Kota Kupang



Saat ini Facebook telah menjadi situs jejaring sosial paling populer di dunia. Facebook memberikan berbagai layanan yang memuaskan para penggunanya. Selain  fans page (halaman komunitas), facebook juga menyediakan fitur sejenis yaitu facebook groups. Demikian hal dengan fans page, layanan ini bukan hanya dikembangkan untuk entitas makro dengan ranah internasional, tetapi juga dapat dikembangkan secara lokal, bahkan sampai pada entitas terkecilpun. Untuk itu saya mencoba mencari facebook groups terbanyak di Kota Kupang saat ini, Maka saya telah melakukan penelusuran dan menemukan 15 Top Facebook Groups dengan anggota terbanyak di Kota Kupang. 

comments
Rabu, 24 Oktober 2012

12 Top Facebook Fans Page Terbanyak di Kota Kupang



Sejak didirikan Mark Zuckerberg tahun 2004, Facebook telah menjelma menjadi situs jejaring sosial terbesar di dunia. Dengan 900 juta lebih pengguna aktif, tidak heran jika media ini dapat menghubungkan berbagai macam individu ataupun kelompok dimana saja tanpa mengenal batas territorial. Berbagai pihak dapat memanfaatkan bermacam layanan Facebook, diantaranya adalah facebook fans page (halaman komunitas). Layanan ini bukan hanya dikembangkan untuk entitas dengan ranah internasional, tetapi juga dapat dikembangkan secara lokal, sehingga siapapun dapat merepresentasikan eksistensinya. Berangkat dari uraian di atas, saya mencoba mencari facebook fans page terbanyak di Kota Kupang saat ini, penasaran bukan!. Maka saya telah melakukan penelusuran dan menemukan 12 Top Facebook Fans Page Terbanyak di Kota Kupang.  

comments
Rabu, 17 Oktober 2012

Naik Hajinya Orang Bugis Perantauan di Kupang




Di musim haji setiap tahunnya menjadi agenda rutin bagi orang Bugis perantauan di jazirah Timor untuk mengantarkan sanak keluarga calon jemaah haji hingga ke Bandara Eltari Kupang. Orang Bugis yang tersebar diberbagai kecamatan dan kabupaten berduyun-duyun dalam rombongan datang ke Kota Kupang untuk mengantarkan kerabat calon jemaah haji untuk dilepas keberangkatannya ke Embarkasi Juanda Surabaya dan kemudian menuju Jeddah Arab Saudi. Saat itu Bandara Eltari akan diramaikan dengan para pengantar calon jemaah haji atau kunjungan keluarga untuk memberi salam dan selamat, tak jarang di bandara menjadi ajang Rendezvous bagi handai taulan dan keluarga bugis perantauan se jaziarah Timor.

comments
Selasa, 16 Oktober 2012

Lukisan Kupang Tempo Doeloe




Sejarah Kota Kupang dapat ditelusuri dari berbagai sumber tertulis yang terdokumentasi. Catatan dari berbagai kalangan tersebut, tentu perlu ditunjang oleh gambar yang setidaknya memberikan pengalaman visual. Kita telah sering melihat dokumentasi foto kupang tempo doloe yang rata-rata di awal abad ke-20 atau di atas tahun 1900-an, namun sulit untuk mendapatkan visualisasi abad ke-19. Sehingga sumber lain yang dapat membantu visualisasi adalah lukisan Kupang tempo doloe. Jika kita berpikir lebih cerdas, maka lukisan dapat memberikan sumber informasi Kota Kupang di masa lalu.

comments
Minggu, 14 Oktober 2012

Mengunjungi Komunitas Bambu


Buku terbitan koleksi penerbit
Pada pertengahan bulan lalu, saya menyempatkan berkunjung ke Komunitas Bambu yang terletak di Depok, Jawa Barat. Komunitas Bambu yang kemudian disingkat menjadi KOBAM, telah dikenal sebagai sebuah lembaga penerbitan buku yang secara khusus menggarap buku-buku ilmu pengetahuan sejarah, budaya dan humaniora. Kehadiran penerbitan ini menambah khazanah keilmuan terkhusus bertemakan sejarah bangsa. Penerbit Kobam didukung dengan jaringan distribusi buku yang luas, sehingga memudahkan menemukan buku terbitan Kobam di berbagai toko buku, termasuk di Toko Buku Gramedia se-Indonesia dan jaringan toko buku online.
  
comments
Senin, 08 Oktober 2012

Name is Nama



Picture: http://john.ellingsworth.org/

“Apalah arti sebuah nama?, Apa yang kita sebut mawar dengan kata apapun, keharumannya akan sama saja...” (William Shakespeare, dalam Romeo dan Juliet)

Kalimat milik pujangga Shakespeare yang dilantunkan oleh Juliet, sepertinya telah menjadi trade mark di abad modern ini, entah dengan nada sinis atau bukan. Sentilan ini setidaknya memacu kita untuk mengerti dan memahami sejauh mana arti sebuah nama. Nama secara kontekstual adalah identitas non fisik pertama yang diterima manusia setelah dilahirkan, selain identitas fisik seperti ras, jenis kelamin dan ciri-ciri fisik lainnya. Tak berlebihan jika seorang bayi yang dilahirkan dengan nama yang telah dipersiapkan dan diberikan adalah sosok manusia yang didoakan dan dinantikan kehadirannya dalam keluarga. Sedangkan di sekitar kita masih banyak bayi yang tidak pernah diharapkan kehadirannya, yang tentu namanya tak akan pernah diberikan. Nama adalah doa orang tua, demikianlah pembelaan terbaik dari sindiran Shakespeare.

comments
Senin, 01 Oktober 2012

Statistik: 10.000 halaman




Di awal bulan ini, blog pribadi yang tengah saya kelola telah mencapai angka statistik di atas 10.000 halaman. Mungkin adalah rasa senang yang patut saya rasakan bahwa blog yang dikelola telah menunjukan performa yang baik. Mencapai angka 10.000 dalam waktu sepuluh bulan sejak 28 November 2011, setidaknya menjadi sedikit prestasi bagi blog yang saya kelola. Istimewanya bahwa blog yang anda baca saat ini adalah karya tulisan atau catatan saya sendiri tanpa mengutip tulisan atau catatan orang lain atau yang biasa di sebut rebloging”.
 
comments
Minggu, 30 September 2012

Firman Lubis dan Kenangannya


Pekan lalu (23/09/2012) saya membaca berita tentang wafatnya Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. dr. Firman Lubis, MPH, beliau berpulang dalam usia 68 tahun. Seorang yang pakar dalam pengembangan kedokteran komunitas di Indonesia dan juga sekaligus sebagai seorang sejarahwan yang saya kagumi. Latar belakang kekaguman saya adalah buku-buku tentang sejarah sosial Kota Jakarta yang ditulis beliau, dan menurut saya unik karena menjadi sebuah bentuk penulisan autobiografi dengan genre berbeda, melalui pendekatan kontekstual kehidupan Ibu Kota Jakarta dan pengaruh konstelasi terhadap perkembangan nasional kala itu.

comments
Rabu, 19 September 2012

Sejumput Kenangan



Adalah kata-kata yang abadi kala penulisnya sudah berakhir!. Kiranya dalam sebuah perjalanan hidup ada momentum yang membuat seseorang lebih dewasa dalam berpikir atau sebaliknya, jauh lebih naif dalam jiwa yang kekanak-kanakan. Semua hanya dapat terdokumentasi jika tertulis dengan baik sebagai catatan. Dengan melihat kembali, mungkin serasa nelangsa dan terharu dari guratan jejak yang telah ditinggalkan. Kita akan lebih menghargai masa depan, jika dapat menyimpan catatan masa lalu. Memang catatan akan lebih berarti ketika telah melintasi waktu yang panjang.

comments
Selasa, 18 September 2012

Chairul Tanjung, Si Anak Singkong


Akhir bulan kemarin saya berkunjung ke Gramedia Kota Kupang, tidak seperti biasanya di lantai dua tempat penjualan buku, begitu baru masuk telah tampak tumpukan buku yang sengaja ditampilkan paling depan. Buku itu tak lain dari Biografi Chairul Tanjung, Si Anak Singkong, buku yang memang lagi promo besar-besaran. Sambil lalu melihat sebentar, sayapun beranjak kedalam melihat beberapa buku lainnya. Di sela melihat-lihat buku, terdengar musik yang kemudian diisi dengan advertisement buku Si Anak Singkong, disuarakan oleh operator yang bertugas saat itu. Tak selang beberapa waktu diputar lagi iklan buku yang sama, namun kali ini adalah iklan yang sudah direcord sebelumnya dan tampaknya diperdengarkan di seluruh toko buku Gramedia se-Indonesia.

comments
Senin, 17 September 2012

Kupang in Sketch by Eric Thake



Eric Thake (1904-1982) adalah seorang seniman Australia. Ia terkenal dengan konsep surealisme untuk menangkap suasana dari pemandangan yang dilihatnya. Ia memproduksi cetakan, gambar, lukisan cat air dan foto, serta karya-karyanya dipertunjukan di galeri seni nasional Australia dan luar negeri. Pada tahun 1943, Thake terdaftar di Angkatan Udara Royal Australia (RAAF) dengan semula bekerja sebagai juru gambar. Dan karena bakatnya ia kemudian diangkat sebagai seniman perang (warartist) di tahun 1944 pada liputan sejarah Perang Dunia II. 
 
comments
Senin, 10 September 2012

Krakatoa: The Last Days




Semalam tanpa direncanakan saya menonton film yang ditayangkan Metro Tv, film berjudul Krakatoa: The Last Days. Sebuah film drama dokumenter produksi BBC (British Broadcasting Corporation) yang disutradarai oleh Sam Miller dan telah dirilis tahun 2006, namun sekarang baru saya menontonnya. Film yang mengisahkan letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 dengan latar belakang kehidupan penduduk disekitarnya. Gunung berapi ini berada di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra yang letusannya kala itu mengakibatkan gempa, tsunami, hujan abu dan gelombang panas yang menghujam daratan. Dampak letusan berakibat pada kerusakan alam lebih dari 18 kilometer dan menewaskan lebih dari 36.000 jiwa. 

comments
Minggu, 26 Agustus 2012

Arena Pameran dan Promosi Fatululi



Suasana Arena Pameran Fatululi

Arena Pameran dan Promosi Fatululi telah menjadi salah satu ikon Kota Kupang. Disinilah tempat penyelenggaraan event tahunan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya. Awalnya pembangunan arena pameran ini dimaksudkan untuk secara reguler mempromosikan komoditas masyarakat Nusa Tenggara Timur. Namun dalam perjalanannya arena ini hanya digunakan secara rutin pada parayaan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya, Selebihnya bangunan stand ini kosong tanpa aktivitas formal. Dampaknya bangunan tidak terawat dan setiap tahunnya diadakan perbaikan untuk menunjang pelaksanaan pameran. Menurut informasi deretan bangunan ini telah dijadikan sebagai tempat tinggal sekitar 40 KK pendatang yang tidak memiliki rumah. Di saat penyelenggaran pameran mereka membangun tempat tinggal darurat hingga pergelaran berakhir dan kembali menempati bangunan stand. 

comments
Kamis, 16 Agustus 2012

Membeli Buku via Online!


Bosan mencari-cari buku di toko buku atau sulit menemukan judul yang di cari, mungkin alternatifnya adalah membeli buku via online!. Selama ini saya telah menggunakan jasa beberapa toko buku online seperti di: kutukutubuku.com, bukabuku.com, belbuk.com, bukukita.com, inibuku.com dan palasarionline.com. Selain itu pemesanan buku online juga bisa langsung ke penerbit yang menyediakan penjualan secara online. Semua bookstore online tersebut memiliki sistem kerja yang hampir sama mengikuti sistem kerja toko buku online modern, mulai dari mencari judul buku, memilih buku, memasukan dalam keranjang belanja maya, membayar online, pengiriman hingga sampai pada pemesan. Di antara bookstore online tersebut di atas saya dapat menilai mana yang memiliki kemudahan transaksi, ketepatan produk dan waktu hingga pelayanan secara keseluruhan. Namun saya masih menemukan beberapa kelemahan, seperti pesanan buku yang ready stock ternyata sudah kosong (tidak di update!) sehingga harus menunggu konfirmasi dari penerbit, mengganti buku yang dipesan atau mengembalikan dana (refund). Celah lain lagi adalah berat buku yang tidak dihitung secara akurat sehingga pembeli terasa berat pada ongkos pengiriman apalagi tujuan wilayah yang lebih jauh.

comments
Sabtu, 11 Agustus 2012

Jajanan Berbuka Puasa di Kota Kupang

Jajanan Kampong Solor

Penduduk muslim di Kota Kupang terbilang minoritas, namun suasana ramadhan tetap terasa. Ditandai dengan berbagai aktivitas keagamaan mulai dari berbuka puasa bersama hingga sholat tarawih berjamaah di mesjid-mesjid seputaran Kota Kupang. Selain itu selama Bulan Ramadhan di Kota Kupang juga banyak ditemui jajanan berbuka puasa yang saat ini femilier disebut dengan takjil (Arab, ta’jil), padahal arti sesungguhnya takjil adalah “keadaan untuk segera berbuka puasa, namun kemudian istilah ini dipakai untuk menamai beragam makanan ringan yang mudah dikonsumsi sesegera saat azan maghrib berkumandang karena memasuki waktu sholat. Mungkin dimaksudkan sebagai jajanan praktis yang mudah mengembalikan energi untuk segera menunaikan ibadah sholat maghrib.
 
comments
Rabu, 01 Agustus 2012

Selamat Ulang Tahun!


Entah berapa banyak orang yang mengucapkan selamat ulang tahun setiap harinya, kepada seseorang yang menurut penanggalan telah bertambah usia setahun. Orang-orang yang berulang tahun hari ini, mungkin ratusan di kota ini, mungkin puluhan juta di negeri ini dan mungkin juga beratusan juta orang di dunia ini. Mereka adalah orang-orang yang bersuka ria terhadap apa yang mereka telah capai dan mempersiapkan diri untuk hal yang ingin dicapai di masa depan. Ada yang merayakan dengan berpesta pora ataupun secara sederhana hanya dengan permenungan.

comments
Minggu, 29 Juli 2012

Perang Makassar 1669, Prahara Benteng Somba Opu

Sebuah novel sejarah yang mengulas tentang kedudukan bandar niaga maritim Benteng Somba Opu pada abad ke-17. Dalam konstelasi persaingan dengan VOC berkaitan dengan penguasaan jalur ekonomi perairan Indonesia Timur. Novel ini mengisahkan dua kali perang laut antara armada Kerajaan Gowa dan barisan kapal perang VOC. Perang pertama terjadi di Laut Masalembo, mempertemukan armada Kerajaan Gowa yang dipimpin oleh Kapal Gallek Karaenta, dalam rangka menghadang armada kapal VOC yang dipimpin Kapal De Leuwin dalam jalur pelayaran menuju Benteng Fort Rotterdam dari Batavia. Sedangkan perang kedua terjadi di laut Banda mempertemukan armada Kerajaan Gowa yang dipimpin oleh dua kapal perang Gallek Karaenta dan Tunipallangga yang berusaha menghadang Armada VOC beserta sekutu-sekutunya yang dipimpin oleh Kapal Van Hoyer.
 
comments
Rabu, 18 Juli 2012

Gerson Poyk, Sastrawan Nusa Tenggara Timur


Serasa beruntung suatu kali sempat bercakap-cakap dengan seorang sastrawan besar Nusa Tenggara Timur yang telah lama bergelut dalam kubangan makna dunia kesusastraan. Beliau adalah Gerson Poyk, sastrawan senior Nusa Tenggara Timur yang lebih dikenal di luar daerah dibandingkan dengan tanah kelahirannya sendiri. Jika bukan dengan penjelajahan di dunia maya dan membaca karyanya, maka saya kurang mengenal siapa Gerson Poyk. Memang pada umumnya pelajar dan generasi muda Nusa Tenggara Timur saat ini kurang mengenal sosok hebat ini. Padahal Ia adalah seorang penulis, wartawan, dan juga mantan guru yang karya-karyanya telah menempatkan dirinya sebagai salah seorang penulis besar dari Kawasan Timur Indonesia. Hal yang mungkin dimaklumi karena Gerson Poyk adalah perintis sastra Nusa Tenggara Timur. Namun dibelakang Gerson Poyk sudah ada beberapa sastrawan muda yang mulai bermunculan untuk melanjutkan pengembangan sastra Flobamora kedepan, sebagaimana yang kita harapkan demikian. 
 
comments
Jumat, 06 Juli 2012

Tetralogi Buru (The Buru Quartet): Karya Pramoedya Ananta Toer


Di suatu tengah malam, seorang teman mengajak keluar hotel mencari santap malam. Walau tidak dalam keadaan lapar saya pun nurut saja. Kota metropolitan Jakarta membuat insomnia seolah kambuh. Kami menyusuri Jalan KH. Agus Salim, dahulunya jalan ini bernama Jalan Sabang, sehingga lebih dikenal dengan kawasan Sabang, Jakarta Pusat. Kami singgah di sebuah warung tenda dan memesan ikan bakar lalapan. Memang tidak lengkap jika menunggu, menikmati dan mengakhiri santap malam tanpa di temani para pengamen dan peminta-minta. Namun ada juga beberapa pedagang yang membawa banyak buku-buku jualan. Disinilah baru saya melihat pedagang buku yang mobile dari satu warung tenda ke warung tenda yang lainnya, sambil membawa banyak tumpukan buku. Buku yang ditawarkan bermacam-macam ada yang asli ada juga yang bajakan. Buku bajakan dapat dikenali dari warna sampul buku yang berbeda dari sampul buku yang sama dijual di Toko Buku Gramedia. Tetapi ada yang menarik dari tumpukan buku yang dibawa oleh bapak-bapak penjual buku itu, yaitu buku-buku Tetralogi Buru karya Pramodya Ananta Toer serta buku Pramodya lainnya. Harga yang tertera di sampul cenderung tinggi sehingga perlu untuk ditawar. Dengan penawaran, saya mendapatkan harga yang sangat murah dibandingkan dengan harga pasaran yang saya ketahui. Hingga membawa pulang kembali ke hotel satu set novel Tetralogi Buru, yang terdiri empat judul buku  (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca).

comments
Senin, 02 Juli 2012

Perempuan dari Lembah Mutis

Sebuah novel karya Mezra E. Pellondou, seorang pendidik di Kota Kupang yang telah dikenal sebagai sastrawati lokal yang sering mendapatkan penghargaan nasional di bidang sastra. Kehadiran novel Perempuan dari Lembah Mutis (2012), melengkapi beberapa novel yang  telah ditulis sebelumnya seperti Surga Retak (2006), Loge (2007) dan Nama Saya Tawwe Kabotta (2008). Novel Perempuan dari Lembah Mutis ini, sama halnya dengan beberapa novel populer lainnya, bercerita tentang anak kampung yang ketika masa kecilnya mengalami getirnya hidup, namun tetap memiliki semangat dan harapan. Asa itu kemudian dituangkan dalam bentuk imajinasi yang terinsipirasi dari kehidupan. Imajinasi itu dapat ditemukan di mana saja, baik dari pesan orang tua, petuah guru, nyanyian alam, kumpulan hewan bahkan hingga sesuatu yang dianggap sepele. Dari imajinasi yang mengawang itulah timbul hasrat untuk mencapainya, yang dinamakan motivasi hingga seseorang dapat mencapai mimpinya.

comments
Rabu, 27 Juni 2012

Final: Pilkada Kota Kupang 2012-2017


27 Juni 2012, adalah hari pemilihan putaran kedua Walikota Kupang Provinsi Nusa Tengggara Timur. Di saat Ibu Kota Indonesia sedang dalam tahap persiapan Pilkada Provinsi DKI, maka di Kota Kupang telah melalui tahap akhir proses pemilihan Walikota dan Wakil Walikota periode 2012-2017. Tidak bermaksud membandingkan antara Jabatan Gubernur DKI Jakarta dengan Jabatan Walikota di sebuah kota sedang bertumbuh di tenggara Indonesia. Namun dari proses demokrasi yang berjalan dapat dilihat sebuah kesamaan dinamika politik masyarakat yang seiring bertumbuh dalam aras pemilihan langsung pimpinan daerah. Dalam sejarah, Kota Kupang telah melangsungkan dua kali pemilihan kepala daerah secara langsung dan khusus kali ini berlangsung hingga putaran ke-II.

comments
Minggu, 24 Juni 2012

Bunga Rampai Vs Rumpu Rampe

photo: http://theirhands.blogspot.com

Dari judul di atas seolah mengambarkan perbedaan antara kedua kosa kata tersebut baik dari peristilahaan, arti atau juga berkaitan dengan makna. Istilah bunga rampai sudah begitu jamak dipergunakan dalam pembedaharaan bahasa Indonesia. Konon istilah ini berasal dari Sumatra Selatan yang artinya kumpulan bunga-bunga untuk digunakan sebagai sesajen, wadah interaksi supranatural dan merupakan salah satu syarat untuk jampi-jampi dukun. Selain itu bunga rampai juga digunakan untuk bunga tabur makam.

comments
Sabtu, 16 Juni 2012

Kota Bogor, Kota Hujan


Tugu Kujang
Baru pertama kali menginjakan kaki di Kota Bogor. Memang awalnya udara terasa panas, namun menjelang sore hari, hujanpun tumpah ruah membasahi Kota Bogor. Mafhum saja kalau Kota Bogor telah dikenal dengan sebutan kota hujan. Letaknya di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede, membuat Kota Bogor memiliki curah hujan yang sangat tinggi sehingga turun hujan (hujan orografis) hampir setiap harinya. Hal inilah yang membuat Kota Bogor menjadi unik. Kota Bogor berjarak 60 kilometer dari pusat Kota Jakarta dan berada pada ketinggian 190-350 mdpl, dengan suhu udara yang relatif sejuk. Kota ini terkenal dengan ikon Tugu Kujang, yang merupakan bentuk senjata tradisional khas masyarakat Sunda yang terletak berhadapan dengan Kampus IPB Baranag Siang.

comments
Minggu, 10 Juni 2012

Perahu Kertas: Menulis dengan lukisan dan melukis dengan tulisan!


Jika kita memasuki dunia melukis maka kita tak bisa lepas dari salah satu nama yaitu Vincent van Gogh. Seorang seniman dunia yang menggeluti seni lukis dan menjadikan sebagai jalan hidup. Dikisahkan bahwa Van Gogh ingin merasakan penderitaan bersama buruh tambang di Borinage, Belgia. Ia bergabung dan hidup dalam kemiskinan dan kesengsaraan. Disitulah Van Gogh mulai menghibur, menolong bahkan merelakan hartanya untuk para buruh miskin tersebut. Namun hal ini dikritik oleh sastrawan Emile Zola, yang menganggap bahwa tindakan tersebut bodoh dan tidak akan membantu kehidupan para buruh tambang. Sebagai sastrawan Emile Zola lalu menulis buku yang menggambarkan kehidupan dari para buruh tambang tersebut. Jauh lebih banyak membantu mereka dengan membuat penderitaan mereka lebih diketahui secara universal dari pada yang dapat dilakukan oleh Van Gogh dengan cara menderita bersama mereka. 
 
comments
Selasa, 29 Mei 2012

Perempuan dengan tatapan hampa


photo: www.1st-art-gallery.com
Tanpa sengaja saya menemukan lukisan potret seorang perempuan cantik yang berjudul “Study for The Lady Clare”, karya pelukis aliran klasik asal Eropa, John William Waterhouse (1849-1917). Lukisan tentang kecantikan yang tiada bandingnya, bahkan menurut saya jauh lebih anggun dari “Mona Lisa” karya Leonardo da Vinci yang dilukis pada abad ke-16, yang telah menjadi Karya paling terkenal di dunia dan berada di Museum Louvre Paris, Prancis. Kekaguman saya pada lukisan ini lebih pada sebuah ekspresi dasar perasaan, atau ada yang menyebutnya dengan sebuah “pedalaman jiwa”, entahlah!. Saya bukan bermaksud membanding-bandingkan kedua karya ini dari sisi ekspresi enigmatik yang misterius.

comments
Selasa, 22 Mei 2012

Chelsea Akhirnya Juara Liga Champion musim 2011/2012

Malam 20 Mei 2012, adalah malam bersejarah bagi Chelsea. Klub asal Kota London itu berhasil meraih trophi Liga Champion untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Semula saya pesimis Chelsea dapat merajai Liga Champion, karena performa awal musim yang mengecewakan. Namun seiring bergantinya pelatih maka penampilan Chelsea pun mulai membaik dan menunjukkan kelas, salah satunya dapat meraih Piala FA musim ini. Mengapa menuliskan tentang Chelsea tak terlepas dari sebuah identitas sebagai fans. Awalnya saya kurang menyukai bola, setelah menonton beberapa laga Chelsea yang begitu memikat pasca di beli oleh konglomerat Rusia Roman Abramovich tahun 2003, hingga menjuarai liga primer. Maka saya menjatuhkan pilihan buat Chelsea. Cukup terlambat! Bila dibandingkan dengan beberapa teman yang sejak remaja telah mendaulat diri sebagai fans dari tim-tim besar lainnya yang sudah mapan.

comments
Minggu, 06 Mei 2012

Blau Cuci, sebuah kisah masa lalu!


Melihat benda yang satu ini menghantarkan saya ke sebuah masa lalu, entah kenapa benda ini mengungkapkan kenangan di masa sekolah. Blau adalah bahan yang digunakan dalam proses akhir mencuci pakaian berwarna putih agar terlihat lebih cerah dan cemerlang. Nama blau sendiri berasal dari Bahasa Belanda blaw yang berarti biru, jadi mungkin saja produk pertama berasal dari negeri kincir angin tersebut. Ada dua jenis bentuk blau yaitu berbentuk blok dan berbentuk bubuk. Kalau di Kota Kupang lebih femilier dengan bentuk blok kecil seperti yang terlihat pada gambar. Cara menggunakan blau cukup mudah, blau seperti halnya pengharum digunakan pada bilasan terakhir, namun tidak untuk direndam. Berbeda dengan seharusnya banyak yang merendamnya sehingga baju yang putih akan terlihat sangat kebiruan.

comments
Minggu, 29 April 2012

Workshop Sejarah Kota Kupang



Jumat, 27 April 2012 lalu diadakan Workshop Sejarah Kota Kupang yang digelar oleh Komunitas Fotografer Kupang dan Sekitarnya (FOKU’S) & Komunitas Sejarah Kota Kupang. Seminar sehari ini mengambil tema “Mencari Jejak Kota Kupang”, dengan menghadirkan pembicara tunggal Peter Apollonius Rohi, seorang sastrawan, seniman dan jurnalis senior yang kini berdomisili di Surabaya - Jawa Timur. Penampilan beliau nyentrik dengan rambut gondrong diikat serta memiliki suara yang terdengar lebih muda dari usianya yang kini beranjak 70 tahun.

comments
Selasa, 24 April 2012

Menuju Kota Kupang 1 (Profil Calon Walikota & Wakil Walikota 2012-2017)


Genta demokrasi yang mengisyaratkan pemilihan langsung kepala daerah oleh masyarakat telah ditabuh di Kota Kupang. Berbagai proses seleksi telah dilakukan dan menetapkan 6 (enam) pasang kandidat Calon Walikota - Wakil Walikota 2012-2017. Tentu penetapan pilihan ini telah menjadi representase putra-putri terbaik Kota Kupang yang berasal dari berbagai latar belakang. Setiap calon telah memiliki track record masing-masing, tinggal sekarang bagaimana menetapkan visi misi kedepan untuk membawa bahtera Kota Kupang menuju kondisi yang lebih baik. Adapun sepintas profil dari masing-masing kandidat Calon Walikota - Wakil Walikota 2012-2017:

comments
Jumat, 13 April 2012

Menonton teater: Ratu Balonita

Sudah sekian tahun saya tidak pernah menonton teater. Sewaktu masih kuliah saya sering menyaksikan teater jalanan teman-teman demonstran dengan tema-tema kritik pembangunan. Sedangkan teater lainnya adalah pada malam inaugurasi pengukuhan keluarga mahasiswa fakultas yang digelar setiap tahunnya, dipersembahkan oleh mahasiswa baru dalam bentuk opera. Untuk yang terakhir ini tema cendrung pada kehidupan kampus dan percintaan.

comments
Kamis, 12 April 2012

Seminar tentang Seni dan Budaya


Suatu kesempatan langkah, khususnya di Kota Kupang. Bisa datang mengikuti seminar dan berdiskusi secara langsung dengan para budayawan. Di antara yang hadir adalah Gerson Poyk, Putu Wijaya, Fellysianus Sanga dan Radhar Panca Dahana. Dari empat nama pembicara yang disebutkan, maka seminar ini menjadi lebih menarik karena disajikan oleh budayawan kenamaan dan mumpuni dibidangnya.

comments
Senin, 09 April 2012

Ben Mboi: Memoar Seorang Dokter, Prajurit dan Pamong Praja

“Di samping bermain, di kelas enam, aku suka menonton anak-anak kelas empat bermain bola jeruk Bali. Anak-anak di kota Ruteng mengatakan ‘lemon pampermus’. Waktu itu barang siapa yang pintar main tekan yaitu salah satu kaki memberi bola, yang lain menekan kaki lawan agar tidak mengambil bola dan bawa sendiri maka dia menjadi pujaan. Ada seorang anak baru masuk kelas empat yang badannya bundar boncel pintar sekali membawa bola. Aku sangat mengagumi anak yang baru masuk itu. Di kemudian hari anak yang pintar membawa sendiri bola itu menjadi gubernur NTT.”  

comments
Kamis, 29 Maret 2012

Kupang Testimony by Victoria Whyte

Adalah Victoria Whyte, seorang backpacker asal Kanada yang membuat dokumentasi pendek tentang Kota Kupang. Perempuan cantik dengan panggilan Tori ini, begitu menyukai dan menikmati Kota Kupang. Ia mengawali kisah dari penerbangan selama 75 menit dari Bali ke Kupang - Pulau Timor dan berada di Kupang selama tiga minggu. Ia mengangkat tema video “two minute travels with Tori”, sebagai panduan praktis, yang membahas tentang penginapan, tempat makan, tempat hang out, transportasi (bemo) dan beberapa keunikan Kupang lainnya. Begitu juga dengan tempat wisata yang indah seperti Gua Kristal, air terjun Oenesu dan Pulau Kera. Kurangnya ketika ia melafalkan nama Kupang dengan Kupeng, sehingga terdengar seperti Kup-e-ng!.

comments
Kamis, 22 Maret 2012

Mencari Mushola di Even Regional

Seminggu yang lalu, ada yang berbeda dari di kantor saya. Saat itu datang beberapa pekerja membangun dua buah tower tank (tandon) dibagian halaman belakang kantor. Dari masing-masing tandon tersebut dibangun pipa pancuran dengan lima mata leding. Salah satu bagian dari pipa pancuran diberikan bilik sedangkan yang satunya dibiarkan terbuka. Tidak hanya di luar gedung yang mengalami sedikit perubahan. Begitupun di dalam gedung. Meja, kursi dan perangkat lainnya yang semula berada di ruang rapat pimpinan dikeluarkan. Tak lama kemudian datang beberapa petugas yang membawa sejumlah karpet gulung.

comments
Senin, 19 Maret 2012

Menikmati kacang rebus!

Sambil menonton atau mengobrol di musim penghujan seperti ini paling nikmat jika ditemani dengan cemilan. Salah satunya adalah kacang rebus yang biasa dijual keliling hingga kompleks perumahan. Memang di musim penghujan seperti ini banyak ditemukan penjual kacang rebus di kota Kupang, mereka tidak menggunakan kereta dorong seperti di kota lainnya, namun membawa kacang rebus dengan pikulan atau juga dijunjung di atas kepala. Saya cukup menikmati kacang rebus, bahkan kucing jantan saya juga menggemarinya, seraya mengeong lagi setelah jatahnya rampung dilahap.

comments
Senin, 12 Maret 2012

Musim Barat di Pantai Kupang



Di antara Bulan November hingga April setiap tahunnya, beberapa kali sering terjadi badai besar di pesisir Kota Kupang. Angin musim barat yang bertiup pada musim penghujan tersebut sangat kencang hingga mengakibatkan gelombang laut yang besar dan menghantam pesisir kota. Gelombang ini menghempas mulai dari pesisir utara hingga barat pantai Kota Kupang yang berkisar 0,5 - 3,0 meter.
comments
Selasa, 06 Maret 2012

Muti Salak, Untaian Mutiara Nusa Tenggara Timur

photo: http://www.beadazzled.net

Dikisahkan pada masa kolonial, VOC menekan raja-raja di Sabu agar menyediakan budak bagi kepentingan VOC yang berkedudukan di Kupang. Namun tekanan itu menghasilkan perlawanan bagi masyarakat Sabu yang dipimpin oleh Rai Dimu. Puncaknya pada tahun 1674, rakyat Dimu merampas isi sebuah kapal VOC yang terdampar di pantai dan seluruh awak kapal dibunuh. Berita ini membuat pimpinan VOC yang bermarkas di Kupang geram, maka setahun kemudian dikirimlah suatu ekspedisi untuk menghancurkan Dimu. Sehingga terjadilah perang yang berlangsung sengit antar dua pihak, namun perang sepertinya berakhirnya seri hingga VOC kemudian mengumumkan gencatan senjata. VOC menuntut rakyat Dimu untuk membayar ganti rugi sebanyak 300 budak, 150 tahel emas dan 150 tahel muti salak dengan kesepakatan VOC akan meninggalkan Pulau Sabu. Dalam realisasinya, Dimu hanya membayar 240 budak, 80 tahel emas dan muti salak.


comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;