Rabu, 19 April 2017

Saat Rossi berkunjung ke Labuan Bajo – Nusa Tenggara Timur


Pada tanggal 23 Januari 2017 yang lalu, siang itu tak ada bedanya hari biasa di Bandara Komodo Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, tetiba muncul seseorang yang masih di duga mirip Valentino Rosi turun dari pesawat sendirian tanpa pengawalan. Kru bandara yang sigap lalu mengabadikan kedatangan Rossi melalui vidio dan demikian juga dengan beberapa penumpang lainnya melalui kamera foto. Rossi turun dari tangga pesawat Garuda menggunakan stelan celana pendek dengan jaket dan ransel, sambil menggunakan kacamata hitam dan topi. Dan lalu dipastikan memang sosok Valentino Rosi, ia lalu dijemput oleh temannya berkewarganegaran asing dan kemudian pergi.

comments
Selasa, 11 April 2017

Korelasi Program Pemberdayaan Perempuan dengan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur


Agenda pembangunan sejatinya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan upaya meningkatkan kesejahteraan salah satunya melalui kesetaraan gender. Kesetaraan gender dimaksudkan untuk lebih meningkatkan peran perempuan melalui akses, partsispasi, kontrol dan mafaat pembangunan. Sebagai gambaran data, keadaan penduduk NTT tahun 2016 menunjukkan bahwa secara umum penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Persentase penduduk perempuan sebesar 50,45 persen sedangkan laki-laki sebesar 49,55 persen. Sex ratio penduduk Nusa Tenggara Timur sebesar 98, artinya dari setiap 100 penduduk perempuan terdapat 98 penduduk laki-laki. Namun disayangkan perempuan mengalami berbagai masalah dan seolah termarginalkan dalam pembangunan, sehingga diperlukan penguatan perempuan melalui Be bold for Change, salah satu upaya penguatan perempuan dalam bidang ekonomi terutama bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).

comments
Minggu, 26 Maret 2017

14 Bulan Usiaku!

Kisahku bulan ini dimulai dengan bertandang ke kediaman teman ibuku, kebetulan mug yang biasa aku pakai untuk meminum ketinggalan. Kontan dalam dua hari kemudian aku menjadi rewel karena tak menemukan mug tersebut, karena benda yang sangat dekat dengan rasa hausku itu menghilang. Biasanya ketika aku haus, aku akan mencari mug-ku dan langsung meminumnya. Setelah berumur 1 tahun 2 bulan ini, aku mulai berlahan-lahan belajar menggunakan gelas, kadang tumpah hingga membanjiri baju dan celanaku. Caraku lainku unik yaitu meneteskan air dari mug bayi ke mug dewasa, dan kemudian meminum sedikit tetesan tersebut. Kalau urusan minum sesekali aku menunjukan bahwa aku menikmati minum air tawar dengan mengecap bibir berulang-ulang dan juga menunjukkan kelegaan sambil berucap “ahhhhh!”, karena rasa dahaga telah terpenuhi.

comments
Minggu, 26 Februari 2017

13 Bulan Usiaku

Sudah 1 tahun 1 bulan usiaku dan aku sudah mempunyai kemampuan bicara di atas rata-rata anak seusiaku. Bahkan aku sudah mengulang secara spontan kata-kata yang diujar oleh kedua orangtuaku, dan bahkan menyambung apa yang sedang disampaikan oleh kedua orangtuaku dengan kata-kata yang matching. Kata-kata yang sering aku ucapkan adalah kata-kata seru seperti, appa tu, appa ni, appa ta, yang sepintas serasa menjadi kata tanya. Selain itu ada kata-kata yang baru dan paling sering aku ucapkan adalah betabay, manna manna, badabaah, imaahh, imay, baahh, imiih, heistss (ujaran mengusir kucing “ucil” yang ingin masuk ruangan) dan ada juga kata seru andalanku batjaaaaa!!, yang disampaikan secara kaget-kagetan. Kadang aku terlihat juga bermain sendiri sambil berkata-kata layaknya penyair.

comments
Kamis, 26 Januari 2017

Alhamdulilah 1 tahun usiaku


Kini telah satu tahun usiaku. Tak ada perayaan megah hanya bersama ayah dan ibu serta mainan-mainan yang selama ini menemaniku, cukup dengan sebuah kue ulang tahun, yang ternyata kemudian hanya dihabiskan oleh kedua orangtua dan aku hanya menikmatinya sedikit. Ada peristiwa lucu di kala harus meniup kue ulang tahun, aku ingin menghindar dan pergi karena ada perasaan takut melihat nyala api lilin atau mungkin karena kuenya, namun akhirnya lilinpun dapat dipadamkan dan kami semuan bahagia sudah melewati waktu satu tahun dikehidupan awalku ini.

comments
Senin, 26 Desember 2016

11 Bulan Kini Usiaku!

Hari demi hari berlalu dan aku beranjak menemukan sedikit demi sedikit pengalaman tumbuh kembangku. Aku kini memiliki waktu 8 jam sehari semalam untuk tidur dan 16 jam disisa waktu diisi dengan bermain, kadang bermain sendirian, kadang juga bermain sambil ditemani ayah dan ibu. Begitu banyak mainan yang sudah dibeli ayah dari tugas dinasnya ke ibu kota, dan sebegitunya aku seperti bosan dan ingin merengkuh apa saja dan menganggapnya sebagai mainan. Salah satunya aku sudah bisa menyisir rambut sendiri, karena sudah sering merasakan rambutku disisir dan juga melihat ayah dan ibu yang sering menyisir rambut. Aku semakin aktif baik di tempat tidur maupun dilantai, yang kadang membuat aku kejedot baik di tempat tidur karena aku sering membantingkan badanku di atas spring bed yang sudah dipendekkan, namun sering aku salah tempat dan justru kepalaku mengenai dinding kamar. Demikian juga ketika aku sedang merangkak dengan cepat, kala karena terlalu semangat akhirnya membuat tulang pipiku membentur lantai, alhasil dua hal itu membuat aku menangis!

comments
Sabtu, 26 November 2016

Alhamdulillah, Sepuluh Bulan Usiaku!


Di awal bulan kesembilanku, tepatnya tanggal 29 Oktober, aku mengalami sebuah pengalaman dalam membentuk identitas feminimku, bahwa aku perempuan. Ayah dan ibu membawaku ke Toko Emas Sahabat di Jalan Ikan Tongkol Kupang, untuk memasang sepasang anting-anting. Tembakan pertama di telinga sebelah kiri membuatku kaget dan langsung menangis, untuk tembakan kedua tak membuatku kaget lagi, ayahku yang merasakan karena aku didalam pangkuannya. Sebelumnya aku terlihat maskulin, banyak orang yang melihatku seperti anak cowok, namun dengan telinga yang telah memakai anting-anting, mempertegas diri bahwa aku seorang perempuan. Kini juga aku telah mempunyai gigi genap berjumlah enam, empat gigi seri di atas dan dua gigi seri di bawah, walaupun di sisi lain aku masih tetap rewel di masa pertumbuhan gigiku.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Kolam Inspirasi

 
;